Sabtu, 04 Juni 2011 0 komentar By: Unknown

Bahasa Pemrograman Web Design

Web Design bukan hanya tentang gambar. Selain harus dapat menciptakan gambar-gambar kreatif Anda juga harus dapat mengerti dan menggunakan bahasa-bahasa pemrograman yang umum digunakan dalam Web Design. Dalam mendesain theme sebuah blog maupun website setidaknya ada 4 bahasa utama yang harus Anda pelajari yaitu HTML, PHP, CSS, dan JavaScript.

Artikel kali ini akan membantu Anda untuk mengetahui cara penulisan dan cara menggunakan bahasa tersebut dalam mendesain web. Oya, saya juga gak akan membahas terlalu detail dengan memberikan semua perintah-perintah yang ada dalam bahasa tersebut, tapi hanya yang sekiranya diperlukan aja biar gak terlalu bingung. Tanpa banyak basa-basi ayo kita mulai!
HTML

HTML (Hyper Text Markup Language) merupakan format dokumen yang digunakan dalam WWW (World Wide Web). Tugasnya adalah untuk menampilkan data dalam browser seperti teks, gambar, link, dan elemen lainnya. Format penulisannya sebagai berikut <namasintaks> ... </namasintaks>. Secara umum cara penulisan urutan tag standar HTML dalam sebuah halaman Web adalah sebagai berikut:
PLAIN TEXT
CODE:
<html>
<head> … </head>
<title> … </title>
<body> … </body>
</html>


Rabu, 01 Juni 2011 1 komentar By: Unknown

Cara melacak lokasi pemberi komentar anonymous di blogger

Terkadang pemilik blog yang menggunakan blogspot agak kesulitan mendeteksi lokasi pengunjung yang memberi komentar sebagai anonymous. Beberapa blogger menonaktifkan fitur Anonymous di form komentar blogger tersebut untuk menghindari anonymoys comment yang sifatnya menghujat tanpa kaitan dengan isi /tema postingan. Namun ada cara lain untuk mengetahui lokasi pembuat komentar anonymous tersebut, yaitu dengan memasang script web tracker. Script ini akan merekam informasi tentang IP Address, situs referer, operator seluler, dan beberapa informasi lainnya yang bermanfaat untuk melacak lokasi koordinat (lintang dan bujur) pengunjung tersebut. Salahsatu situs situs web tracker yang direkomendasikan adalah statscounter, panduan mendaftar dan memasang script di blog bisa dilihat disini web tracker.
Perlu diingat untuk pengguna gratisan hanya dibatasi maksimal 500 record data terbaru yang ditampilkan, agar tidak kehilangan data yang lama sebaiknya menyimpan data record ke format excel.
Dalam postingan ini khusus dibahas tentang bagaimana memanfaatkan data hasil tracing tersebut untuk mendapatkan informasi yang lebih detail.

1. Login ke akun web tracker statscounter
Pilih salah satu blog yang tersedia di daftar project , dalam contoh ini Komputer SEO (sesuaikan dengan project yang anda buat)
2. Di vertikal menu pilih Recent Pageload Activity
 3. Untuk melacak lokasi komentator anonymous di blogger cukup catat waktu si anonymous memberikan komentar, selanjutnya cek pada data statistik yang ada di statscounter. Setelah ketemu jam yang sama, url yang sama, perhatikan data-data yang ada seperti situs referer, jam komentar, ISP yang digunakan dan IP Address. Untuk mendapatkan koordinat /lokasi pemberi komentar copy IP Address-nya
 Buka situs IP Adress Tracer berikut IP Trace
Masukkan IP Address dalam contoh ini 125.163.108.181

MENCARI JAWABAN

Rindu ini terasa bagai pisau menghujam
Tajam tak ragu menusuk lambung kerinduanku
Kerinduan ini terus memuncak
Bagai gunung tak berujung

Kau jauh meninggalkan jiwa yang merana
Pergi berbalut harap dan rindu
Gubuk-gubuk bersulang keangkuhan terus kau tinggal

Setegar jiwamu meninggalkan ku
Seyakin dirimu melepaskanku
Dalam harap yang dalam kusisipkan doa
Semoga kau temukan keyakinanmu
Semoga kau temukan jawaban
Semoga kau temukan yang kau cari
Dan semoga aku masih menjadi yang kau cari
Sufi, Medan 01 Juni “11
Selasa, 31 Mei 2011 0 komentar By: Unknown

Falsafah Shalat Lima Waktu

Apa sebenarnya makna dari shalat lima waktu? Shalat lima waktu sebenarnya merupakan gambaran dari berbagai kondisi kita yang berbeda-beda sepanjang hari. Kita melewati lima tahapan kondisi pada saat sedang mengalami musibah dan fitrat alamiah kita menuntut bahwa kita harus melewatinya. Pertama, adalah ketika kita mendapat gambaran bahwa kita akan menghadapi musibah. Sebagai contoh, bayangkan ada surat panggilan bagi kita untuk menghadap ke suatu pengadilan. Kondisi pertama ini akan langsung meruyak rasa ketenangan dan keteduhan kita. Kondisi seperti menerima surat panggilan pengadilan ini mirip dengan saat ketika matahari mulai menggelincir. Sejalan dengan kondisi keruhanian tersebut ditetapkanlah shalat Dhuhur yaitu ketika matahari mulai menggelincir.

Kita mengalami kondisi kedua ketika kita sepertinya mendekat kepada tempat musibah terjadi. Sebagai contoh, setelah ditahan berdasar surat panggilan, tiba waktunya kita diajukan ke hadapan hakim. Pada saat demikian kita merasakan kegalauan perasaan dan beranggapan bahwa semua rasa keamanan telah meninggalkan diri kita. Kondisi seperti itu mirip dengan keadaan ketika sinar matahari mulai suram dan manusia bisa melihat matahari secara langsung serta menyadari bahwa sebentar lagi matahari itu akan terbenam. Sejalan dengan kondisi keruhanian seperti itu maka ditetapkanlah shalat Ashar.

Kondisi ketiga adalah keadaan ketika kita merasa kehilangan segala harapan memperoleh keselamatan dari musibah. Sebagai contoh, setelah mencatat bukti-bukti tuntutan yang akan membawa kehancuran diri kita, kita didakwa dengan bentuk pelanggaran dimana telah disiapkan surat dakwaan. Pada saat demikian, kita merasa sepertinya kehilangan semua indera dan mulai berfikir menganggap diri sebagai narapidana. Kondisi seperti itu mirip dengan saat ketika matahari terbenam dan harapan melihat terang hari sudah pupus karenanya. Diperintahkanlah shalat Maghrib yang sejalan dengan kondisi keruhanian demikian.

Selasa, 10 Mei 2011 0 komentar By: Unknown

Tips agar menjadi orang yang dewasa


Wah!! Da tuntutan nih dari Orangtua dan Keluarga. "Kamu tuh harus dewasa, dewasa!!". Q berfikir dan langsung merenung. Masih anak-anakkah aku? Dengan umur 17th. "Umur 15, cara berfikirnya umur 25th" Tambah tuntutan. "Bukan pengen dewasa, lalu lihat lihat hal-hal porno" Tambah tegas tuntutan.

"DEWASA!!!"

Memang benar, mereka menuntut sesuatu yang benar dan baik. Namun kita sebagai remaja, kritikan dan amarah tersebut belum dapat dicerna langsung. Yang ada prasangka buruk.

Ya dah, agar kita menjadi lebih baik, dan tuntutan keluarga terpenuhi inilah tips gar kita tambah dewasa :

1. Tau mana yang baik dan mana yang tidak baik.

2. Bisa memprioritaskan yang terutama dan yang pertama.

3. Dapat menyelesaikan masalahnya sendiri, lebih bagus lagi dia dapat membantu menyelesaikan masalah orang lain tanpa merugikan salah satu pihak, tidak lari dari masalah.

4. Dapat berlaku adil dan bijaksana dalam mengambil keputusan. tidak tergesa-gesa tapi juga tidak bertele-tele.
5. Sayang terhadap dirinya sendiri dan peduli terhadap orang lain dan lingkungan sekitarnya.
6.Taat beribadah.

Langsung kita praktekkan ya. Moga kita tambah dewasa, menjadi yang baik--Terbaik..

SALAM BERJUANG !!

Menjaga Kepercayaan


Melakukan suatu pekerjaan yang dipercayakan kepada kita, seyogyanya dengan sungguh-sungguh, karena dengan demikian kita dapat memperoleh hasil yang maksimal dan sesuai atau setidaknya mendekati sesuai dengan yang diharapkan oleh yang memberikan pekerjaan tersebut.

Yang terpenting kita harus memiliki rasa tanggung jawab terhadap pekerjaan atau tugas tersebut sebagai amanat yang dipercayakan pada kita, sehingga orang dapat melihat dan menilai usaha maksimal kita dalam melaksanakannya.

Dipercaya oleh orang lain merupakan kehormatan bagi diri kita, yang berarti kita diperlukan oleh orang lain, seharusnya kita bersyukur pada Allah ternyata diri kita berguna untuk orang lain.

Coba pikirkan bagaimana jika kita tidak dipercaya oleh orang lain, tentunya kita merasa kecewa, karena ada dan tidak adanya kita ternyata tidak berpengaruh pada orang lain, seperti pepatah ”ada tidak menggenapkan, tidak ada tidak mengganjilkan”. Sungguh ironis jika menimpa diri kita.

Sabtu, 07 Mei 2011 0 komentar By: Unknown

KAWAN YANG DERMAWAN

Malam masih terasa kelabu
Mengiring hati yang tak menentu
Baru sepenggal rindu ini berlalu
Bayangnya masih lekat di sepatu pemberiannya
Senyum khasnya masih melekat erat di kaos pemberiannya

Masih ingatku tawanya
Masih ingat ku sapanya
Sesekali aku mencuri pandang dan belajar
Terhadap sosoknya yang Dermawan
Sosok yang sederhana tetapi berkarakter kuat
Memberi sentuhan elegan dan tidak malu
Tiada malu siapa pun yang mendekatnya

Begitu hangat pribadinya
Semua terasa aman di buatnya
Keikhlasan menjadi cirinya yang tak lepas
Seolah-olah keikhlasan ini miliknya